Lokasabha Madya IX MGPSSR, Tingkatkan Catur Swadharmaning Kepasekan

Lokasabha Madya IX MGPSSR, Tingkatkan Catur Swadharmaning Kepasekan
Buleleng 07 November 2025

Lokasabha Madya IX MGPSSR, Tingkatkan Catur Swadharmaning Kepasekan

Lokasabha Madya IX MGPSSR, Tingkatkan Catur Swadharmaning Kepasekan

Kabupaten Buleleng
Tanggal 07 November 2025

Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kabupaten Buleleng menggelar Lokasabha Madya IX, Jumat (7/11/2025), di Sekretariat Pasraman Widya Grha Kepasekan, Desa Sambangan. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat dan tokoh adat, serta diresmikan oleh Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kekompakan dalam setiap aktivitas sosial kemasyarakatan.

Bupati Sutjidra mengungkapkan bahwa kekompakan dalam organisasi seperti MGPSSR sangat penting untuk menciptakan sinergi yang berdampak positif bagi masyarakat.

"Melalui Lokasabha Madya IX ini, kita tidak hanya memperkuat kekompakan, tetapi juga meningkatkan pelaksanaan catur swadharmaning kepasekan yang menjadi landasan penting dalam melestarikan tradisi dan keharmonisan adat Bali," ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Sutjidra menekankan pentingnya menjaga warisan budaya Bali, yang terjalin erat dalam struktur organisasi ini. Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan organisasi, Bupati Sutjidra juga akan memberikan bantuan sebesar 500 juta rupiah untuk renovasi gedung Sekretariat MGPSSR. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat keberadaan organisasi ini dalam menjalankan peranannya di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Lokasabha Madya IX, Drs. Ketut Wijana, dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah strategis ke depan, termasuk dalam melahirkan kepengurusan yang lebih dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Melalui forum ini, kita berharap dapat menghasilkan program-program yang sejalan dengan prinsip catur swadharmaning kepasekan, yang mengutamakan kesejahteraan sosial dan pelestarian budaya," ujarnya.

Dalam rangkaian acara tersebut, para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan merumuskan berbagai program yang akan dilaksanakan oleh MGPSSR, termasuk penguatan peran organisasi adat dalam menjaga keberagaman dan keharmonisan sosial. Para narasumber yang hadir juga sepakat bahwa keberadaan MGPSSR menjadi sangat penting, terutama dalam memperkuat identitas budaya Bali di tengah tantangan globalisasi.

Diharapkan, melalui Lokasabha Madya IX ini, MGPSSR dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Buleleng, baik dalam aspek budaya, sosial, maupun ekonomi, serta semakin memperkuat pelaksanaan catur swadharmaning kepasekan sebagai pilar utama dalam pembangunan masyarakat adat.

Bagikan:

Sekretariat

Pasraman Widya Grha Kepasekan, jl. Cekomaria, Denpasar

www.mgpssr.or.id

(0361) 467761

© Your Site Name. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex

Distributed By: ThemeWagon